Till death do us part…

8 03 2012
Bagian sedihnya :
Tumben, dinihari itu diriku berhasil mengalahkan segala hantu belang yang menghalangi antara niat baikku untuk bersujud di sepertiga malam akhir dengan salah satu hobby-ku yang satu ini : tidur ! Kerja keras dua alarm yang berbeda waktu kali ini memberikan hasil membuatku terbangun di dinihari yang dinginnya menusuk tulang itu.
Memang paginya diriku harus berangkat ke Jakarta, ke Kementrian Badan Usaha Milik Negara, untuk sharing apa saja yang sudah kami lakukan untuk memastikan teknologi informasi memberikan manfaat maksimal untuk kelancaran bisnis, ke perwakilan dari 15 BUMN lain.
Bermunajat di keheningan malam memang sangat nikmat. Karena udah kadung bangun, kunyalakan netbook mungilku, sekedar untuk memeriksa  kalau ada informasi penting yang perlu kutindaklanjuti. Dan diriku pun tersentak membaca email yang baru saja tiba. Email yang terkirim menembus dingin dan gelapnya malam :
From: Mochtar Arief <xxxxx@telkom.co.id>
Date: Thu, 1 Mar 2012 01:37:30 +0700
To: <xxxxx@telkom.co.id>
Subject: [FAST] BERITA DUKA
innalillahi wainnailaihi rojiun, turut berduka atas meninggalnya rekan kita AAS MAESYANURDIN, pada hari Rabu 29/02/2012 sekitar jam. 22.15.
Semoga allah menerima amal ibadah beliau dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan.
Aminnn…………
==========
Email yang pendek. Perlu dua kali kubaca email ini untuk memastikan bahwa yang terproses di pikiranku sama dengan yang tertulis. Akhir-akhir ini memang banyak email berita duka meninggalnya bapak si anu, ibu si anu, tapi hampir tak pernah yang menjadi subyek adalah rekan kerjaku, yang terakhir ku temui seperti masih sehat wal afiat. Seorang sundanese tulen yang setiap bertemu diriku selalu menyapa ramah : “Kumaha kang, damang?,” dengan senyumnya yang sangat khas.
Memang almarhum bukan yang pertama meninggalkan dunia dari teman seangkatanku kuliah di kampus STTTelkom Dayeuhkolot di tahun 1991 yang berjumlah seribu orang. Hampir seluruhnya yang telah meninggal disebabkan oleh penyakit berat, seperti kanker darah dan tumor otak. Hanya satu yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Belakangan kutau ternyata almarhum meninggal karena kanker paru-paru ganas.
Ketika pagi menjelang dan diriku bersiap berangkat ke Jakarta, kuceritakan hal ini kepada sang dokter, istriku tercinta. Dijawabnya enteng “Pasti TBC, tingkat prevalensinya tinggi sekali di negeri kita. Malah kadang kupikir aku pun akan mati karena TBC”. Kagetlah diriku, “Hei, bicara apa say? Tugasmu menjaga anak-anak kita bila diriku telah tiada, bukan sebaliknya !”. Diriku emang tipikal lelaki, egois. Bahkan mati pun pingin duluan dari istriku.
Till death do us part. Kematian rekanku itu telah memisahkan dirinya dan seribuan teman seangkatannya. Dan tentu saja, antara dirinya dan keluarganya.
Bagian senang dan kocaknya:
Hari masih pagi. Keriuhan terdengar di ujung ruangan. Karena keterpaksaan, kandang tempatku kerjaku malah jadi kotak di pojok tengah yang nggak punya visiibility bagus ke seluruh ruangan besar 15x25meter ini. Seorang rekan kerjaku menjadi berubah menjadi messenger dan berjalan cepat sambil berkata “Cepetan pak, nanti kehabisan”. Pikirku: “Wah ada apa ini pagi-pagi udah heboh?.”

Kue Tart Hari Ultah Pernikahan - Green Tea

Kuhampiri pusat gempa lokal itu. Ternyata ada dua kue tart telah tersedia. Seorang rekan kerjaku membawa dua kue tart itu, satu untuk ulang tahunnya. Satu lagi untuk ulang tahun pernikahnnya yang ke-18. Tanggalnya sama persis. Wah, milih tanggal nikah aja pilih nomer cantik gini. Pantesan heboh, dan karena bingung antara harus nyanyi atau pidato, akhirnya diputuskan kuenya langsung disikat saja tanpa basa-basi kecuali ucapan selamat kepada yang berhajat.
Hm. 18 tahun. Pastinya bukan waktu yang singkat. Diriku masih terpaut dua tahun di belakang Pak Kumis Ganteng yang hari itu berulang tahun pernikahan. Pertanyaan sederhana dari mbak Ely membuatku sejenak bertanya pada eyang Google tentang hari ulang tahun pernikahan ini. Ternyata urutannya yang diadopsi di banyak negara adalah : ke-5 kayu, ke-10 Timah, ke-15 Kristal, Ke-20 Keramik, Ke-25 Perak, Ke-30 Mutiara, Ke-40 Rubi, Ke-50 Emas, Ke-60 Berlian. So Pak Kumis Ganteng sepantasnya dapat hadiah porselen cantik. Di Amerika Serikat dan Australia, pasangan yang merayakan ultah pernikahan ke-50 mendapat kartu ucapan selamat  dari Presiden / Perdana Menteri.
Dimulailah keceriaan pembantaian dua kue itu, satu rasa cokelat, dan satunya rasa green tea. Enak abis. eh, salah. Wueeeenak. Jauh lebih enak, karena gratis. Dan tugas berikutnya adalah membuat reminder di kalender supaya tahun depan momen ini tidak hilang. Kami harus berbaik hati mengingatkan beliau bila waktu ultahnya udah dekat😀.
Lalu muncullah sebuah teka-teki tentang pernikahan. “Apa yang membedakan antara akta nikah dengan KTP, Kartu Keluarga, SIM, STNK, Visa, dan Paspor?”. Pertanyaan sederhana ini ditujukan kepada yang empunya hajat. Setelah berpikir keras dan menghabiskan lagi beberapa potong kue *yah, makannya lebih keras dari mikirnya*, dia menyerah.
Jawabannya adalah : expiry date. Tak ada tanggal kadaluarsa atau masa berlaku di akta nikah.
Ceritanya  ada seorang suami yang sibuk membolak balik buku akta nikahnya yang udah sangat kucel. Istrinya yang memergoki kelakukan suaminya bertanya : “Kenapa mas, inget masa bulan madu kita ya?. Baru 18 tahun yang lalu lho. Mau ngajak bulan madu ke tujuh ya mas?”. Suaminya menggeleng, “Kayaknya ada yang salah di surat ini. Surat-surat yang lain ada masa berlakunya. Yang ini kok nggak ada ya…?”. Kompryaaang…segala macam benda tiba tiba berhamburan dan berterbangan😀
Bagian akhir:
Once upon a time, White Lion pernah bersenandung dengan syahdu :

As we walk the golden mile.
Down the pretty aisle. I know that you are mine.
And there’s nothing in this world.
That I know I wouldn’t do. To be near you everyday.
Every hour every minute.
Take my hand and let me lead the way.
All through your life. I’ll be by your side.
Till death do us part.

Suatu pernikahan, memang selayaknya berakhir dengan kematian, bukan karena tanggal kadaluwarsa. Bukan karena till debt do us part, karena masalah ekonomi. Bukan pula karena till bed do us part, karena perselingkuhan. Tapi terpisahkan oleh kematian.

Jadi apa citamu : perak, emas, atau berlian ?


Aksi

Information

119 responses

8 03 2012
puchsukahujan

senada seperti apa yang diungkapkan Salim A Fillah (tertulis di blog istrinya):
“dan lebih dari itu kau memintaku menjadikanmu khadijahku
itu artinya kau akan meneladaninya; misalnya dengan tak bertanya
ketika kau lihat beban menekuk mukaku, menggontaikan tubuhku
lalu kau mempersilakanku berbaring bukan di kamarmu, menyelimutiku
karena begitulah yang dilakukan khadijah ketika suaminya ditimbuni risalah
tapi menjadikanmu khadijah artinya juga;
takkan ada selain dirimu, sebelum Allah memanggilmu
soal yang ini doakan aku kuat; dan aku tak pernah berdoa agar terjadi cepat-cepat”

8 03 2012
rizalean

yah… memang tak bisa dipungkiri, lelaki lebih lemah dari wanita. faktanya adalah jauh lebih banyak istri yang mengkafani suaminya daripada suami yang mengkafani istrinya.

11 03 2012
Dhenok Habibie

komentar mbak puch benar-benar dalem.. karena dhe baru tahu..

jadi intinya mo perak, emas ataupun berlian itu bukanlah hal penting.. yang penting bersama selamanya hingga maut yang memisahkan..🙂

11 03 2012
rizalean

menarik sekali kesimpulannya. just, almost.
kebendaan itu, emas-perak-berlian, sama sekali tak penting. maut pun hanya mampu memisahkan sementara.
kebersamaannya, secara hakiki, adalah eternal. selamanya.

8 03 2012
mama-nya Kinan

wow posting yang menarik…saya kayaknya idem ma judulnya aja memilih yang till death do us a part, bener sekali nggak ada tanggal expire nya semoga bahtera pernikahan yang telah dibini selalu langgeng..baik dalam suka maupun duka……

8 03 2012
rizalean

aaminn YRA.

8 03 2012
niee

Iya mas, orang sekarang memang rentah dengan penyakit tidak menular, rata-rata orang yang terserang adalah orang yang lahir dengan panjang tubuh kurang ideal dan berat tubuh yang kurang ideal, makanya ibu hamil harus menjaga asupan makan agar anaknya lahir ideal dan sehat..

waaahh,, selamat yak yang ulangtahun pernikahan.. hahaha,, lah kalau ada tanggal berlakunya ntar berarti pasangan suami istri harus ijab kabul lagi buat memperlanjang😛

9 03 2012
rizalean

wah…ide cemerlang nih buat KUA untuk buka loket “Perpanjangan Akta Nikah”.🙂

8 03 2012
prih

Rangkaian aneka peristiwa ya kang Rizal: ada duka karna berpulangnya sahabat, ada suka cita berkat melalui indahnya bahtera rumah tangga, ada tantangan presentasi. Elok penyelengaraanNya atas hidup ini tak pernah expire. Salam

9 03 2012
rizalean

wah Bu Prih… takluk deh kalo udah ada kearifan yang tinggi dari kaki Gn. Merbabu.

Elok penyelengaraanNya atas hidup ini tak pernah expire…
Ups and downs telah kualami, dan akan terus begitu. Ups, harus membuatku senantiasa bersyukur dan berbagi pada sesama. Downs, membuatku lebih kuat, dan menyadari betapa kecilnya diriku dalam semesta.

9 03 2012
Rio

jika saya di tanya pengenya bisa sampai meraih emas, bahkan jika masih ada medali yg di hadiahkan setelah itu masih kepengen dapet hehe,,
satu untuk selamanya,,, amin,,!!

9 03 2012
rizalean

nah ini baru top. setting target lebih dari medali emas. semoga tercapai medali yang kita impikan ya🙂

9 03 2012
Blattodea | The Petrichor

[…] ngerti arti dari setiap kata yang kutuliskan di ‘celoteh sudut lemari’ itu. Contohnya nih, pak Rizalean dan mbak Cita Lentera. Tebakannya sering pas dengan apa yang […]

9 03 2012
Ely Meyer

kok cuma 3, nggak ada yang berlian mas ?🙂

9 03 2012
rizalean

wah… pertanyaan yang membuat diriku penasaran juga.. dan diriku menyesal karena tak melakukan riset yang memadai sebelum menulis.

ternyata emang nggak cuma 3, tapi ada 9 : 5th Wooden, 10th Tin, 15th Crystal, 20th China, 25th Silver, 30th Pearl, 40th Ruby, 50th Golden, 60th Diamond. Ok mbak, akan segera diupdate posting-nya. thanks ya mbak koreksinya.

eh, jadi target mbak yang mana?🙂

10 03 2012
Ely Meyer

tentu saja yang terakhir mas, Insya Allah🙂

10 03 2012
rizalean

gitu ya… medali yg kuinginkan nggak ada di list. kuingin istriku tetap menjadi istriku di kehidupan kedua nanti. jadi yang kuinginkan adalah eternal wife. di surga kelak. insya Alloh🙂

pertanyaannya jebakan batman ya..🙂

9 03 2012
Asyim

Kebeulan saya pernah gagal gan,diusia perkawinan menginjak 13 thn gan…

9 03 2012
rizalean

turut simpati kang. memang tak pernah mudah melayarkan biduk pernikahan dalam bahtera kehidupan. hanya kita yang berlayar yang mengerti suka dukanya. 13 tahun adalah masa yang cukup panjang. jalan terbaik harus ditempuh, meski berat menjalaninya.

dan kegagalan bukanlah kegagalan ketika kita bisa mengambil hikmahnya. tetap semangat kang !

9 03 2012
uyayan

sampai kematian memisahkan kita
sepertinya sebagian besar dari yang membangun rumah tangga menginginkan hal ini.. tapi dalam perjalanya banyak sekali aral melintang menjaga keutuhan rumah tangga itu sangat susah..

10 03 2012
rizalean

betul sekali, berat dan banyak aral melintang. andai saja dijalani sebagai kombinasi dari kesenangan, pengabdian dan kewajiban, beratnya menjaga keutuhan rumah tangga dapat jalani hingga ajal menjemput.

11 03 2012
uyayan

iya saya setuju..jadi teringat nasehat almarhum ayah saya saat saya mau membangun rumah tangga, nasehat itu selalu saya pegang dan alhamdulillah walaupun cobaan demi cobaan datang, selama ini bisa di atasi..

11 03 2012
rizalean

alhamdulillah. kita semua berjuang menghadapi cobaan masing-masing ya. semoga semua sampai pada tujuan akhirnya.

10 03 2012
elfarizi

Saya baru tahu urutan usia pernikahan itu, Pak … Hmmm, harus ditargetkan dapat yang terakhir, ya … semoga🙂

11 03 2012
rizalean

ya, yuk sama-sama kita semua berusaha. itungan itu yang bikin manusia juga kok. dapat yang terakhir bagus, lebih bagus lagi pernikahannya dilanggengkan di kehidupan kedua🙂

10 03 2012
Hijihawu

Sejatinya tak berbatas waktu, kecuali maut yang memisahkan di antara keduanya.

Menjaga, mengendalikan dan melabuhkannya hingga di jannahNYA ini yang perlu perjuangan keras.

10 03 2012
rizalean

betul sekali Teh, perlu perjuangan keras. sangat keras. dan setiap tetes keringat, airmata dan senyum bahagia yang mewarnai perjuangan ini diniatkan sebagai ibadah. bersua kembali di jannahNYA, adalah impian tertinggi dalam suatu ikatan pernikahan.

10 03 2012
onesetia82

kalau pernikahan yg mawaddah, warahmah, khasanah seperti tidak akan akan berakhir ya pk …
walau maut menjemput nanti akan bersatu kembali di hari akhirat …🙂

10 03 2012
rizalean

betul sekali… di jagat raya ini kebanyakan orang membuat klasifikasi usia pernikahan sampai ajal menjemput aja.

bagi yang percaya kehidupan akhirat, sejatinya pasangan kita di dunia ini akan kembali menjadi pasangan kita yang abadi di kehidupan kedua. tak berbatas waktu.

11 03 2012
Marczumi Rumambay

smoga nnti ane dpt istri yg solehah.. amin,
info’a menarik mas, tp lumyan cape jg baca’a. pnjng bgt tulisan’a.🙂

11 03 2012
rizalean

aamiiin. semoga tercapai citamu mendapat istri yang sholehah. *eh, aamiin itu aa dan miin-nya panjang loh, artinya beda sama amin🙂 *

wah, kritikan yang bagus. sori dori mori ya. biasanya panjang paragraf kuperhatikan, tapi kayaknya kali ini kebablasan ya… hampura…

11 03 2012
Marczumi Rumambay

iya mas, insya Allah lain waktu bkal lbh dprhatikan. makash atas saran dn doa’a.🙂

11 03 2012
rezaslash

Wah, jadi kepikiran buat nikah saya Pak..
Semoga saya bisa dapat seseorang yang mendampingi saya dengan ikhlas karena Allah, apapun keadaan saya kelak..🙂

11 03 2012
rizalean

diriku menikah di usia 24, dan itu pasti takdirku. karena saat kuminta menikah di usia 23, ditolak mentah-mentah oleh ayah ibuku…😀

aamiin. tulus kudoakan dirimu kelak mendapat pendamping yang bisa menerima dirimu apa adanya, karena Alloh, dan juga karena cinta.

11 03 2012
apikecil

Terkadang DIA memaparkan dua gambar sekaligus
kebahagiaan dan kesedihan
agar kita merenung dan mengambil hikmah atas semua itu🙂

11 03 2012
rizalean

hebat…dirimu yang pertama memahami kenapa postinganku itu punya dua sisi.
subyek yang sama, bisa menjadi kebahagiaan atau kesedihan, terkadang semata hanya dari bagaimana cara kita mengambil hikmahnya.

11 03 2012
citalentera

memang agak berat untuk bangun disepertiga malam, termasuk saya.he..
Setujuuu.. dengan kalimat penutupnya Pak Rizal😀
pernikahan itu sebaiknya dan seharusnya langgeng, kecuali dipisahkan oleh maut.
ada yg bilang “nasib membawa kalian bersama, tapi tergantung kalian membuat semuanya berhasil”
saya pikir ada benarnya juga. termasuk dalam hal pernikahan.

11 03 2012
Lambertus Hermawan

Kematian hanya memisahkan fisik, tidak bisa memisahkan hati dan amal.

Saya senang dengan tulisannya, sangat spesial. Menggabungkan dua peristiwa menarik dan menyimpulkannya ke dalam sesuatu yang memperkaya. Saya belajar dan menyadari.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.

11 03 2012
rizalean

exactly.
terima kasih telah berkenan mampir dan memberikan pendapat yang memperkaya tulisan sederhana ini🙂

11 03 2012
annasitinurjanah

berkunjung yah di http://annasitinurjanah.wordpress.com/
minta pendapatnya juga, makasih🙂

11 03 2012
ladeva

Dari keseluruhan tulisan ini, berasa banget ya inilah hidup. Up and down. Datang tanpa kita duga. Simpati Pak untuk berita dukanya…

11 03 2012
rizalean

thanks ya untuk simpatinya.
kita semua dalam antrian panjang. satu persatu akan menghadapNya.

12 03 2012
Chita

Setuju, pasti yang terakhir🙂

Oiya, mengenai TBC, aku rasa karena tingkat humidity dan polusi di Indonesia cukup tinggi jadi wajar kalau hampir semua orang di Indonesia punya kecenderungan untuk mudah terjangkit TBC atau malah sudah memiliki TBC, tapi tidak disadari.🙂

12 03 2012
rizalean

yang terakhir dan beyond ya mbak🙂

benaran mbak, soal TBC. ada 5 orang anggota keluarga di rumahku, hanya diriku seorang yang tidak tejangkit TBC. soal daya tahan aja kayaknya. adik iparku juga, udah di test terakhir seleksi pegawai perusahaan tambang multinasional, gugur karena terdeteksi TBC.

12 03 2012
Chita

Sayang yah kesempatannya terlewat, tapi sukurnya TBC bisa diobati dan pasti ada pengganti yang jauh lebih baik.🙂

12 03 2012
rizalean

bener mbak. dan yang pernah berurusan dengan TBC akan tau masa 6 bulan therapy yang cukup melelahkan dan membutuhkan disiplin tinggi. lewat sehari aja therapy-nya bonus lagi 3 bulan. cape deh.🙂

12 03 2012
Evi

Kematian dan perayaan. Dua ekstrim peristiwa yang pasti kita jumpai sehari-hari ya Pak. Kematian membuat air mata. Perayaan menimbulkan tawa..Hari yang lengkap rupanya ini Pak🙂

12 03 2012
rizalean

well, actually those events do not occur in the same day, mbak. keliatan dari excerpt email dan image tart green tea-nya.🙂 *berasa jadi Agatha Christie*

tapi keduanya memang melengkapi cerita ini.

eh, thanks ya mbak sudi mampir. It’s my honour.🙂

12 03 2012
ongisnade

your post is nice..🙂
keep share yaa, ^^
di tunggu postingan-postingan yang lainnya..

jangan lupa juga kunjungi website dunia bola kami..
terima kasih..🙂

12 03 2012
rizalean

yeah… kera ngalam is rock !

kusuka sekali tagline-nya : salam satu jiwa !

ok rek, ongisnade-nya udah di bookmark. keep up to date ya🙂

12 03 2012
bluethunderheart

menarik
sama seperti lagu yg kusuka dari band luar yg sudah bubar itu……..semoga selalu
salam hnagat dari blue

12 03 2012
rizalean

Thanks blue🙂

12 03 2012
Fiyaa

duh semoga saya dan dia juga till death do us part :))

13 03 2012
rizalean

Aamiin. Diimpikan, dan diperjuangkan bersama.

13 03 2012
chachu

“Suatu pernikahan, memang selayaknya berakhir dengan kematian, bukan karena tanggal kadaluwarsa. Bukan karena till debt do us part, karena masalah ekonomi. Bukan pula karena till bed do us part, karena perselingkuhan. Tapi terpisahkan oleh kematian.”

suka kalimat itu🙂
walaupun saya belum nikah yah, pengennya juga nikah cukup sekali saja seumur hidup😀

13 03 2012
rizalean

keinginan yang sangat mulia. ayo dicari suami yang juga punya keinginan sama🙂

13 03 2012
Arumsekartaji

Segala sesuatu dari tidak ada menjadi ada kemudian ditiadakan lagi. Ada saatnya bertemu dan ada pula saatnya berpisah. Dimikian pula dengan persahabatan, permusuhan saling silang dalam perjalanan hidup ini. Demikian pula hal nya pernikahan…ada start ada ending. Ending bisa ditemui ketika salah satu pasangan meninggal dunia karena sakit, misalnya dan ada pula ending karena sesuatu itu halal tapi dibenci Tuhan yaitu cerai.
Namun yang diharapkan dari semua itu adalah bisa bersama-sama sehidup tapi semati ogah..artinya jika salah satu pasangan meninggal dunia, tidak mungkin pasangannya mau mengikuti jejaknya juga ikut mati saat itu juga, kecuali takdir Tuhan menghendaki mati bersama ( berjamaah ) …misalnya saat terjadi gempa bumi besar Aceh, banyak pasangan suami, istri dan anak-anak, sanak saudara tewas karena tertimpa musibah gempa.
Semoga Mas Rizalean tetap sehat untuk menjaga kondisi paru-paru bugar ikuti nasehat dokter dan maaf…jangan merokok.

13 03 2012
rizalean

hihihi.. iya, terms sehidup semati kayaknya cocok di novel aja mbak. nggak realistis, kecuali case tertentu dimana kesetiaan yang luar biasa, seorang pasangan yang ditinggal mati tak mau menikah lagi.

alhamdulillah, diriku berusaha menjaga kebugaran dengan olahraga sepakbola di lapang rumput seminggu sekali, dan tidak merokok.

13 03 2012
Orin

Semoga bisa sampai ke berlian ya kang, Aamiin…
Pikabitaeun ih kuenyah hehehehe

13 03 2012
rizalean

aamiin…YRA.
mangga atuh teh di order cake green tea-na🙂

13 03 2012
Alex©

Suatu pernikahan, memang selayaknya berakhir dengan kematian, bukan karena tanggal kadaluwarsa.

Amin. Selayaknya memang demikian. Apalagi jika sudah bertahun hidup. Ada tahun-tahun yang berjalan, yang jadi mutiara kenangan, tak akan bisa tergantikan oleh apapun juga.

13 03 2012
rizalean

begitulah Bang. peristiwa yang datang silih berganti, suka dan duka, menjadi untaian mutiara tali cinta sepasang suami isteri.

13 03 2012
Alex©

Dan hal-hal seperti itu bukankah tak ternilai? Ibarat kita disuruh ganti semua kenangan dengan keluarga kita, ditukar dengan kalung emas berlian, disuruh lupakan. Kukira kita sama-sama tak akan mau😀

13 03 2012
rizalean

sepakat bang. keluarga dan orang tercinta, priceless *eh, mastercard ya?*
kupikir diriku bersedia menukar nyawa untuk keselamatan istri dan darah dagingku.

13 03 2012
uswah

yang lahir pasti jua akan mati, yang dipertemukan pasti akan dipisahkan, dan semoga hanya kematian yang memisahkan🙂

13 03 2012
rizalean

semoga. dan terpisahkan kematian pun hanya sementara🙂

14 03 2012
Uswah

Ya bang, karna setelah kematian ada kehidupan lagi🙂

14 03 2012
rizalean

exactly. dan untuk masa yang abadi🙂

13 03 2012
Ni Made Sri Andani

Salam kenal pak Rizal. Saya senang membaca cerita ttg Till death do us part di atas. Menyenangkan memiliki keluarga yang selalu mencintai kita dan membuat kita ingin sellau bersama mereka ya..

14 03 2012
rizalean

Salam kenal juga ya.
Thanks udah mampir.🙂

betul sekali. Keluarga adalah pusat kebahagiaan. Atau kesengsaraan. Pilihan ada pada kita yang membangun keluarga.

14 03 2012
bensdoing

filosofi kehidupan mmg spt itu ya bung Rizal…..ada pertemuan dan ada perpisahan nntinya…..semoga perpisahan kita nnti dengan keluarga tercinta adalah perpisahan yang indah….sangan indah di mata-Nya…..

14 03 2012
rizalean

exactly bens… kita semua berharap khusnul khotimah.🙂

14 03 2012
Ms Retno Ayu

tulisannya indah, komentar teratas juga indah.. semoga kelak jika saya menikah, bisa merayakan diamond anniversary.. ’till death do us part deh =)

linknya saya pasang ya pak..😀

14 03 2012
rizalean

yeah, kalo Rasulullah dengan Khadijah, udah best of the best. sekedar mendekati bagaimana hebatnya relationship beliau berdua, kita hanya bisa mimpi…

thanks ya udah berkenan mampir. sudah ku link-back ya.🙂

14 03 2012
kikakirana

Jadi apa citamu : perak, emas, atau berlian ?

klo sampai kematian yang memisahkan berarti selamanya doonkkk… klo selamanya berarrti lebih dari 60… berarti lebih dari berlian donk… qkkqkq

HIDUP!!! ^_^

14 03 2012
rizalean

sepupuku sudah meninggal dunia, di usia 40 tahun.

till death do us part nggak otomatis dapat emas or berlian kan?🙂

14 03 2012
ais ariani

menarik sekali tulisan Pak Rizal ni, satu pembahasan pembicaraan tetapi dilihat dari berbagai macam sudut pandang. ada sedihnya, ada makan-makannya (hayook ditandai kalendernya untuk Pak Kumis Ganteng, smeoga tahun depan aku juga satu kantor. hahahahahaha..), ada juga soal lagunya, ada guyonannnya juga. kalau paket di warung makan, ini sudah lengkap lauk pauk beserta minum Pak.

dan bagian yang paling aku inget soal expired date itu, entah kenapa lucu ajah buat aku, baru ngeh juga. hehehhehehe.. harap maklum, belon punya akta nikah:mrgreen:

15 03 2012
rizalean

someday, ntar pas pak Lebe datang, sebelum dirimu tandatangan akta nikah, periksa dulu setiap halaman. jangan-jangan versi baru akta nikah udah ada masa berlaku dan perlu perpanjangan ke KUA😀

dan kalo berani, tanyain juga sekalian ke pak Lebe-nya, kenapa buku akta nikah nggak ada masa berlakunya, dijamin ruangan akad bakal gerrrr.😀

15 03 2012
onesetia82

ikut menyimak pak …🙂
salam …

15 03 2012
rizalean

mangga kang…🙂

16 03 2012
Mayya

Akhirnya bisa juga comment, WP ngubah metode comment bagi nonWP sih -___-

Kalau yang 100 tahun gak ada ya mas? hihihi
Harus belajar dari mas tips2 menjaga pernikahan yg udah 16 tahun nih…

Mdh2an langgeng sampai akhir ya mas! ^^

16 03 2012
rizalean

woow. you even set your target higher than anyone else could imagine😀

aamiin YRA. semoga begitu bagi kita semua yang berada dalam ikatan tali pernikahan🙂

16 03 2012
Pencerah

saia juga ikut menyimak dulu

16 03 2012
rizalean

silakan. selamat datang🙂

16 03 2012
Aan

tidak hanya kematian yang menjadi akhir dari perkawinan tapi mengisinya dengan sesuatu yang bermanfaat sehingga bisa menjadi tabungan akhirat kelak ….

16 03 2012
rizalean

bener kang. setiap tetes keringat, darah dan air mata yang tercurah, lelah, canda tawa, dan kebahagiaan dalam satu ikatan pernikahan, kita niatkan sebagai bagian dari tujuan terciptanya kita di muka bumi, untuk beribadah kepadaNya.

thanks for reminding me on this.🙂

16 03 2012
Zippy

Semoga temannya diterima disisinya ya mas🙂
Penyakit jaman sekarang itu emang makin menjadi2 ya, banyakan penyakit berat.
Oh..ya, saya malah baru tau kalo surat nikah gak ada masa expirednya, hihihiih…😀

16 03 2012
rizalean

aamiin YRA.

emang. penyakit sekarang berat, dan deadly juga. karena itu jaga kesehatan bukan hanya wajib, tapi menjadi investasi🙂

iya, emang gokil dan seru pastinya kalo buku nikah ada expiry date-nya.

thanks ya udah mampir, I’ll visit your blog as well🙂

19 03 2012
muhammad aanx farhan

kunjungan malem nih..

20 03 2012
rizalean

halo🙂

20 03 2012
ysalma

saya baru beberapa tahun memasuki yang namanya pernikahan, #agak telat memang, tetapi jadi sadar, jodoh itu benar2 termasuk rahasia-Nya🙂.

20 03 2012
rizalean

baru atopun lama, sama-sama harus berjuang mempertahankan keutuhan pernikahan. ada juga yang sudah beranak cucu dan memutuskan berpisah. berarti ‘jodohnya’ tak sampai akhir hayat ya. naudzubillah min dzaalik.

20 03 2012
arqu3fiq

Memang hidup sudah di griskan oleh yang di Atas sana (tengak tengok nyari yang di atas) Dalam hidup ada suka ada duka, pasti semua orang mengalami itu. Semoga kita semua bisa menjalani semua itu.

22 03 2012
fitr4y

entahlah aku tidak yakin,, tapi aku lebih suka meninggal bareng2, aku tidak mau cemburu dalam kubur liat suamiku menikah lagi, dan aku juga tidak mau menyakiti suamiku kalau aku harus menikah lagi setelah dia pergi … hehehe

jadi,, enaknya yg mana y .. terserah saja pada pemilik kehidupan ..

salam🙂

27 03 2012
rizalean

wah… barengan ya. so sweet. tapi nggak kasian apa sama anak2?🙂
ada baiknya salah satu perlu “berkorban” untuk melanjutkan perjuangan membesarkan atau mengarahkan anak-anak, terutama dikala mereka masih kecil.🙂

26 03 2012
ded

Yang pertama kita doakan semoga Allah menerima amal ibadah teman kerja Mas Rizal dan kita juga berharap agar keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan.
Yang kedua saya jawab pertanyaan Mas Rizal tentang hari ulang tahun, kalau saya yang ke-14 di bulan Juni berarti baru mencapai “Gading”…….🙂

26 03 2012
rizalean

Aamiin YRA.

Mari sama2 kita perjuangkan ikatan tali pernikahan kita masing2. Bukan semata soal berapa tahun, tapi till death do us part.

28 03 2012
bundamahes

“Diriku emang tipikal lelaki, egois. Bahkan mati pun pingin duluan dari istriku.”
ngakak baca ini😆

tapi kalow saya ngomongin masalah kematian ini, si suami langsung marah euy!😦

maaf kang baru sempet berkunjung!

28 03 2012
rizalean

thanks ya berkenan mampir. my honour.
senang sekali kalo tulisan ngasalku bisa bikin ngakak…🙂

bilangin si akang, boleh marah tentang kematian, tapi asuransi jiwa syariah, tetep perlu🙂

28 03 2012
bundamahes

budget buat asuransinya masih kepake untuk bayar angsuran rumah kang!

*curcol

28 03 2012
rianaadzkya

Belum jadi apaa2… Semogaa segeraaa…. xixiix Aaamiiinn…😀

30 03 2012
rizalean

Aamiin. segeralah cari, dari tulang rusuk siapa dirimu berasal🙂

30 03 2012
rianaadzkya

Mungkin hanya akan menunggu.. heheh…😀
nyambi mantasin diri n berdoa… :))

2 04 2012
rizalean

dah gak musim kayaknya cewek cuma boleh nunggu.
kalo putriku udah cukup umur dan minat sama seorang lelaki, kulamarkan saja lelaki itu untuk putriku.

buah salak banyak berduri, mending ditolak daripada gigit jari…😀

tapi, hal “mantasin diri n berdoa”, ini best effort !

1 04 2012
missdestiana

wow…”till death do us apart”…🙂 me likey those words..

anyway, maacih dah mampir2 ke blognya Desti…🙂

1 04 2012
rizalean

Thanks jg atas kunjungan balik dan komentarnya ya..

3 04 2012
lina sophy

tulisan yang menarik, mas🙂

3 04 2012
rizalean

hihi, thanks ya berkenan mbaca & appraise🙂

10 04 2012
gerhanacoklat

duh suka banget lagu itu dan lagu itu yang paling sering aku nyanyiin kalo dipaksa nyanyi di depan orang hehehe
btw aku baru tau nih urutan-uratan annyversary pernikahan dengan lambang unsur-unsurnya biasanya cuma tau ke25 perak dan ke50 emas
turut berduka cita utk kehilangan sang sahabat

10 04 2012
rizalean

wah, lagu2 era itu everlasting banget. kayaknya kita sejaman deh😀

sama, kalo gak karena mo posting, gak riset jg, taunya emang perak dan emas.

thanks ya🙂

12 04 2012
Toko Online

terbuat dari tanah, dan kembali ke tanah. itulah relativitas nyata kehidupan.

13 04 2012
rizalean

relativitas? apa maksudnya realitas?

tapi bener banget, dust to dust, ashes to ashes.🙂

15 04 2012
diana bochiel

bener itu temen seangkatannya udah hampir semua meninggal? serem bener… jaga kesehatan🙂
hahaha kalimat ini lucu “saya emang egois mati juga mau lebih dulu dari istri” no coment buat kalimat itu hihihi….

16 04 2012
rizalean

nah ini nasihat terbaik di posting ini : jaga kesehatan.

thanks ya !🙂

15 04 2012
diana bochiel

kalimat yg “Saya memang egois mati juga ingin lebih dulu dari istri” lu sukses bikin senyum *halah…
itu beneran om temen seangkatannya hampir udah pada meninggal dunia semua? ckckckck

16 04 2012
rizalean

nggak seserem itu sih..🙂

dari seribuan teman seangkatan, masih keitung jari tangan + jari kaki kok yang udah masuk death note-nya Malaikat Izrail.

senang bisa membuatmu tersenyum. thanks udah mampir ya, dan salam kenal🙂

24 04 2012
sakura suri

Subhanallah,
ulang tahun pernikahan ke 18?
barakallah ya mas..😀
#smg Allah menerima amal ibadah temen mas..
Aamiin..

25 04 2012
rizalean

aamin YRA.

jazakillah ya🙂

21 10 2012
miartmiaw

Cerita yang informatif dan menginspirasi. Quite funny. Love it!
Terima kasih sudah singgah di blog saya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: