Road2GBK : Moda Transportasi

29 03 2011

Gelora Bung Karno (courtessy : Joni Effendi)

Berlaga di Stadion Gelora Bung Karno tentunya menjadi salah satu impian semua pemain sepakbola Indonesia. Lebih khusus lagi, berlaga di Gelora Bung Karno dengan menggunakan Jersey Tim Nasional, berlambang Garuda di dada sebelah kiri, adalam impian tertinggi. Untuk yang satu ini, bahkan ada yang rela melepas kewarganegaraannya. Sebut saja seorang Christian ‘el loco’ Gonzales, terlahir sebagai warga negara Uruguay, el loco berkorban dan berjuang 7 tahun tidak pulang ke negerinya, bermain sebagai pemain sepakbola di Indonesia, dan akhirnya menjadi pemain naturalisasi pertama.

Bagi pesepakbola amatir seperti saya, yang bermain bola hanya seminggu sekali bersama teman-teman di hari Sabtu, berlaga di Stadion GBK sudah menjadi impian tertinggi. Setelah sempat tertunda karena surat permintaan resmi untuk menyewa lapang sepakbola GBK ditolak, maka negosiasi ala Indonesia dijalankan dan akhirnya dapat dipastikan kami bisa berlaga di stadion GBK pada hari Minggu, 27 Maret 2011. Sebagai penggila bola sejati, latihan hari sabtu tetap berlangsung normal di lapang UPI di kawasan setiabudi Bandung. Harga sewa sekali bermain di stadion GBK setara dengan harga sewa lapang UPI selama 3 bulan lebih !

Bukan sekali ini tim kami berlaga tandang. Surabaya, Kediri, Semarang, Jogjakarta, Tasikmalaya, Cirebon, Cianjur, Jakarta, Cilegon, adalah beberapa kota yang sempat kami sambangi untuk bertarung di lapangan hijau. Sudah tak mudah menghitung berapa kali kami mencetak gol. Sama susahnya dengan menghitung jumlah gol yang bersarang di gawang kami. Kemenangan dan kekalahan datang silih berganti. Tapi tak ada yang lebih patut dinantikan selain berlaga di stadion GBK. Kami melihatnya sebagai pertai puncak yang mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup.

Persiapan dalam rangka Road to GBK sungguh luar biasa. Pernah kami hendak berlaga di Stadion Badak Putih Cianjur, dan bis yang kami tumpangi mogok di tengah jalan karena masalah mesin, di siang terik jalan raya Bandung Cianjur. Sempat ada suudzon bahwa ini adalah sabotase pihak lawan, tapi melihat umur bis yang sudah sedemikian uzur, sepertinya memang tak perlu sabotase untuk melihatnya tepar di pinggir jalan. Beruntung teknologinya masih primitif, sehingga bis bisa berjalan lagi setelah komponen yang rusak diikat dengan kawat baja.

Sudah Jam 9.45. Hampir seluruh pemain sudah datang. Tinggal seorang pemain muda yang ‘mengaku’ berbakat yang masih ditunggu. Tak sabar, seorang pemain menelponnya dan berkata ‘Jang, kami udah mau berangkat. Jangan kuatir ketinggalan ya, banyak travel ke Jakarta’. Mesin bis sudah panas ketika akhirnya seluruh pemain termuat. Termasuk the legend Kuatin yg harus diantar istrinya, kuatir maksa ikut turun di stadion GBK. Nah, untuk perjalanan kali ini bis tim kami luar biasa. Ini adalah salah satu bis ternyaman yang pernah kami pakai berlaga tandang. Pantas saja, ternyata bisnya adalah bis sewaan dari salah satu perusahaan otojasa ternama di kota Bandung, yang lahan parkirnya di jalan Pasteur luasnya selebar lapangan bola. Layanannya juga prima. Baru duduk sudah ada yang mengantar snack, jeruk dan aqua gelas. Sepertinya yang ngantar snack ini mukanya nggak asing, sering liat di lapangan UPI. All round performer, mulai dari cari lapang untuk latihan, cari dana, bayar pelatih, sampe nganter snack juga bisa.

Fasilitas bis ini juga luar biasa. Udah ada TV yang bisa dilipat, juga dilengkapi karaoke. Jadi ingat perjalanan PS Telkom ke Semarang dulu. Bisnya nggak seberapa bagus waktu itu. TV-nya juga masih segede gaban dan pake tabung. Tapi waktu itu, yang hebat adalah content-nya. Cocok buat pemain bola yang jauh dari istri. Nah untuk bis yg kali ini, karena dilengkapi karaoke, baru saja lagu “Jangan Ada Dusta Diantara Kita” mengalun, sesosok tinggi besar dan hitam merangsek ke depan dan merebut mic karaoke. Suaranya agak aneh, dan bangun-bangun, saya sudah di parkiran Rumah makan Sederhana KM 62. Sepertinya yang nyanyi tadi bukan penyanyi, tapi tukang sirep.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: