Slo-pitch

8 09 2010

Setelah berkenalan dengan slo-pitch, maka aturan-aturan yang berlaku di olahraga ini saya dapat dari pengalaman bertanding di turnamen slo-pitch ramadhan 1431H (2010)  Rusa Hitam di lapangan Lodaya, Bandung. Kalo mau tau aturan resminya, silakan baca official rule slo-pitch national.

a. Lapangan bermain & waktu permainan

Permainan slo-pitch dilakukan dalam waktu yang disebut inning. Dalam satu inning, tiap tim bergantian menyerang dan bertahan. Lamanya inning ditentukan bukan oleh waktu, tapi oleh 3 pemain out dari tim penyerang. Dalam kondisi normal, ada 7 inning, jadi normalnya setiap tim menyerang dan bertahan masing-masing  sebanyak 7 kali. Tujuan utama tim penyerang adalah menciptakan skor (run) dan menghindari out. Sebaliknya, tujuan utama tim bertahan adalah untuk mencegah terjadinya run dan menciptakan out.

b. Strategi menyerang

Sebuah nilai skor (disebut run) terjadi ketika seorang pelari dari tim penyerang menyentuh 4 base secara berurutan, base-1, base-2, base3 dan home. Untuk mencetak skor, seorang pemukul (batter) harus memukul bola ke dalam area permainan (bidang coklat & hijau), lalu berlari melawan arah jarum jam dengan menginjak base. Ketika seorang pemain mendapat giliran memukul (at-bat), dia akan berupaya untuk mencapai base dengan melakukan pukulan atau berjalan gratis ke base-1 (karena pitcher melakukan 3 kali ball / lemparan jelek yang tidak dipukul). Pukulan (hit) terjadi bila pemukul berhasil memukul bole ke area permainan dan mencapai base-1 sebelum pemain bertahan melempar bole ke base-1. Pemain ini berkesempatan juga untuk mencapai base selanjutnya (base-2, base-3 atau home), asalkan tidak dalam posisi tagged-out (bola mencapai penjaga base sebelum pelari). Dalam keadaan tidak aman, pelari berhenti di base terakhir yg dinilai aman, dan berharap akan mendapat dorongan dari pemukul selanjutnya untuk melanjutkan lari sampai ke home-plate untuk mencetak skor.

c. Strategi bertahan

Ada beberapa cara untuk membuat out. Dalam kondisi bola terpukul (di dalam arena permainan maupun keluar), bila bola tertangkap oleh pemain bertahan, pemukul out (fly-out). Bila bola sudah terpukul dengan baik, pemain bertahan berupaya untuk mengejar bola dan mengirimkannya ke base yang menjadi tujuan pelari. Dalam hal ini pemain bertahan harus cermat berhitung ke base berapa bola harus dilempar untuk mematikan pelari tim penyerang, yang bisa berada di lebih dari satu base.

Force-out terjadi bila bola berhasil mencapai base-1 lebih cepat dari pemukul. Tag-out terjadi bila penjaga base menangkap bola saat pelari tidak menginjak base-2 atau base-3 dengan sempurna. Pelari di base-1 tidak bisa di tag-out. Pemukul yang menuju base satu cukup menginjak base warna coklat, dan karena dalam keadaan berlari, selama tidak masuk ke area permainan, dia aman.

Bila pemain bertahan berhasil membuat 3 pemain penyerang out, maka terjadi pergantian (change) antara penyerang dan bertahan.

d. aturan-aturan lain

1. Satu tim terdiri dari 10 orang, dan wajib ada 3 putri di dalamnya. nggak tau juga ini aturan dari mana. kalo di aturan versi Canada di atas nggak ada.

2. Pelari dari tim penyerang harus selalu menginjak base saat pitcher melempar bola hingga bola dipukul oleh pemukul. Bila pelari tidak menginjak base saat itu, di out.

3. Urutan pemain saat memukul tidak boleh berubah, dan harus dilaporkan ke wasit (umpire) sebelum pertandingan dimulai.

4. Bila terjadi 3 kali strike (bola dilempar masuk ke area pukul yang ditandai dengan alas lunak di area home-plate), tanpa dipukul oleh pemukul, maka pemukul out.

5. Pelempar (pitcher) harus melemparkan bola secara melambung (di aturan resminya, dengan ketinggian antara 2 s/d 6 meter). Bila pitcher nekat melempar dengan relatif lurus, maka terjadi ball dan umpare berteriak “flat“.

6. Hal yang paling seru terjadi ketika pelari berlomba dengan bola yang dilemparkan ke penjaga base. Umpire menentukan apakah pelari yang duluan sampai, ataukah bola. Bila menurut umpire bola yang lebih dulu sampai, umpire akan mengepalkan tangannya dan meninju ke depan seraya berteriak “strike“, dan pelari pun out. Bila menurut umpire pelari yang lebih dulu sampai, umpire akan menyilangkan tangan, lalu menbentangkan tangannya dan berteriakn “safe“.

7. Bila bola yang dipukul langsung tertangkap, maka pemukul out (fly-out). Meski demikian, pelari yang sudah ada di base-1, 2 atau 3 boleh memanfaatkan kesempatan untuk berlari menuju base berikutnya dengan syarat sesaat setelah bola tertangkap, pelari menginjak base asal baru berlari ke base selanjutnya.  Pemain bertahan harus berupaya mematikan pelari ini dengan melemparkan bola segera ke penjaga base yang menjadi tujuan pelari ini.

8. Posisi bertahan dan penomorannya secara berturutan (lihat diagram arena pertandingan) :

  1. P : Pitcher (pelempar)
  2. C : Catcher
  3. 1B : Penjaga base-1
  4. 2B: Penjga base-2
  5. 3B: Penjaga base-3
  6. SS (Short-stop) : Penjaga antara base-2 dan base-3
  7. LF (Left Fielder)
  8. LC (Left Center)
  9. RC (Right Center)
  10. RF (Right Fielder)

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: